Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Jepang tentang Energi

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Jepang tentang Energi

July 21, 2021 Off By ashipner

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Jepang tentang Energi – Mendengar kata Jepang, mengingatkan kita pada era penjajahan dan perang dunia ke-II yang mana dua kota Hirosima dan Nagasaki di bom atom oleh sekutu. Hal ini mengakibatkan pada kelumpuhan total Jepang serta mengalami krisis yang berkepanjangan. Adanya perang ini mengakibatkan persoalan kemanusiaan yang mendasar (fundamen) sehingga negara ini mengalami persoalan SDM yang akut. Banyak korban jiwa yang berjatuhan sehingga menyebabkan negara ini harus membangun peradaban mulai nol kembali.

Sejak peristiwa pengeboman terjadi hingga sekarang, maka jepang sudah berevolusi menjadi negara maju. Dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi negara ini memang unggul dengan menghasilkan banyak produk yang memiliki pasar dibanyak negara. Kita kenal produk motor bebek kenamaan Jepang. Ada berbagai merk bahkan bisa ditemukan di Indonesia, seperti Honda,Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. Alat kemunikasi seperti smartphone juga sudah banyak beredar di Indonesia.

Asiapacificpartnership – Kerjasama ekonomi antara Jepang dan Indonesia sudah terjadi sejak lama dan kini sudah banyak trobosan yang dilakukan. Begitu juga dalam bidang kerjasama energiantara keduanya. Jepang sebagai negara maju memberikan solusi bagi negara yang menjalin kerjasama seperti Indonesia. Melalui kementerian ESMD. Sepanjang tahun 2019, melalui The Indonesia-Japan Energy Forum (IJEF) yang diselenggarakan di Bali, ada banyak sekali kerjasama Jepang-Indonesia yang dilakukan dalam hal persoalan energi.

IJEF menjadi wadah bagi dua negara untuk bertukar pikiran dalam meningkatkan kerjasama energi dan SDM. Pembahasan mengenai energy dalam forum ini menyinggung banyak hal. Misalnya seperti potensi kedua negara dalam mengembangkan energy, khususnya listrik. Dalam hal ini, Indonesia dan Jepang bekerjasama dalam mengembangkan pembangkit listrik di wilayah timur. Tidak berhenti disitu saja, masih banyak sekali kerjasama yang ada dalam forum IJEF yang dihasilkan oleh keduanya.

Hasil Kerjasama Indonesia-Jepang dalam Bidang Energi pada Forum IJEF

1. Pengembangan berbagai macam sektor, khususnya kelistrikan dan membangun pembangkit listrik di wilayah Indonesia timur.

2. Tidak hanya itu saja, pembahasan yang lain adalah bagaimana menciptakan engergi terbarukan yang selama ini belum pernah ada.

3. Melakukan kerjasama dalam peningkatan mutu batubara sebagai sumber energi yang bisa diolah dan dimanfaatkan untuk menghasilkan energi.

4. Mengembangkan LNG dan migas yang menjadi potensi kerjasama oleh masing-masing negara Indonesia dan Jepang.

5. Kerjasama juga dilakukan antara PLN dan perusahaan ternama di Jepang seperti Toshiba dan Mitsubhisi untuk menelaah program “The Study of Hydrogen project”.

Bentuk kerjasama ini menjadi catatan masing-masing negara yang memiliki potensi masing-masing yang bisa dilakukan proses kerjasama. Kerjasama bilateral ini tidak terfokus pada masalah ini saja, tetapi juga persoalan lain yakni politik, pendidikan dan ekonomi. Selanjutnya kerjasama bisa menjaga hubungan baik antara kedua negara dan menciptakan peradamainan dunia. Hal ini juga menjadi hal yang begitu penting untuk dilakukan. Jepang yang unggul dari sisi sumberdaya manusia bisa dimanfaatkan negara Indonesia untuk belajar mengelola sumber daya yang ada.

Baca juga : Berbagai Manfaat Kerjasama Antar Negara di Asia Pasifik

Indonesia bagi Jepang menjadi pasar targetnya karena banyak sekali produk otomotif yang dimiliki masyarakat. Bahkan hampir seluruh rumah tangga menggunakan kendaraan produk Jepang. Hal ini terjadi proses kerjasama pengolahan sumber daya mineral dengan otomotif produksi Jepang. Sehingga keduanya memiliki nilai yang menghasilkan keuntungan bagi kedua negara. Energi menjadi penting, karena akan diproyesikan menjadi bahan untuk menjalankan alat elektronik apapun termasuk dalam hal otomotif. Adanya motor listrik, akan menjadi wacana baru pergeseran energi yang tadinya berasal bensin atau solar menjadi bahan bakar listrik.